Langsung ke konten utama

Tanda Baca Al-Qur'an

MACAM-MACAM TANDA BACA AL-QUR'AN
1. Tanda baca baris satu ( —ُ—ِ—َ )
Jika diatas berupa alif disebut fathah, jika dibawah berupa alif disebut kasrah, dan jika diatas berupa wawu disebut dhommah.
2. Tanda baca baris dua ( —ٌ—ٍ—ً ) atau tanwin.
Tanda baca ini disebut “tanwin”, yang kejadiannya sama dengan tanda baca satu dengan dirangkap dua.
3. Tanda baca mati (  —ْ )
Tanda baca ini disebut sukun.
4. Tanda baca ganda ( —ّ )
Tanda baca ini disebut “tasydid” ada yang mengatakan “ tazh’if”.
5. Tanda baca panjang ( Tanda baca panjang )
Tanda baca ini digunakan untuk bacaan mad, cara membacanya dipanjangkan.
Kelima tanda baca tersebut telah digunakan untuk penulisan semua Mushaf Utsmani, karena mushaf yang digunaklan dewasa ini adalah Mushaf Utsmani. Untuk lebih jelasnya dapat melihat contoh-contoh berikut ini:
  • Tanda baca Baris satu atas ( fathah )
    Tanda baca ini dalam bahasa indonesia diganti dengan vokal “a”
    Contoh :
No.Tanda BacaHuruf DitandaiContohCara Membaca
1.FathahWawu dan LamوَلَدًاWaladan
2.Fathah‘Ain dan Mimعَلِمَ‘Alima
3.FathahKaf dan Ba’كَذِبَKadziba
Tanda baca Baris satu bawah (Kasrah)
Tanda baca ini dalam bahasa Indonesia diganti dengan vokal “ i ”
Contoh :
No.Tanda BacaHuruf DitandaiContohCara Membaca
1.KasrahAlif dan Ba’اِبِلٌIbilun
2.KasrahRa’شَرِبَSyariba
3.KasrahDhadغَضِبَGhodiba
  • Tanda baca Baris depan satu (Dhommah)
    Tanda baca ini dalam bahsa Indonesia diganti dengan vokal “u”
    Contoh :
No.Tanda BacaHuruf DitandaiContohCara Membaca
1.DhommahKaf dan Ta’كُتُبٌKutubun
2.DhommahTha’ dan Ra’طُرُقٌThuruqun
3.DhommahZhadظُلْمZhulmun
  • Tanda baca Baris dua atas (Fathatain)
    Tanda baca ini dalam bahasa Indonesia diganti dengan “an”
    Contoh :
No.Tanda BacaHuruf DitandaiContohCara Membaca
1.FathatainTa’ًصَدَقَةShadaqatan
2.FathatainDalاَحَدًاAhadan
3.FathatainBa’ذَنْبًاZdamban
  • Tanda baca Baris dua bawah (Kasratain)
    Tanda baca ini dalam bahasa Indonesia diganti dengan “in”
    Contoh :
No.Tanda BacaHuruf DitandaiContohCara Membaca
1.KasratainLamجَمَلٍJamalin
2.KasratainTa’فِنَةٍFinatin
3.KasratainNunثَمَنٍTsamanin
  • Tanda baca Baris dua depan (Dhommatain)
    Tanda baca ini dalam bahasa Indonesia diganti dengan “un”
    Contoh :
No.Tanda BacaHuruf DitandaiContohCara Membaca
1.DhommatainKha’ًاَخٌAkhun
2.DhommatainQafغَرَكٌGharakun
3.Dhommatain‘AinٌسَمْعSam’un
  • Tanda baca mati (Sukun)
    Selain hamzah, semua huruf hijaiyah menerima tanda baca sukun, dan dengan adanya sukun menjadi mati huruf tersebut, yang dalam bahasa Indonesia sama dengan konsonan.
    Jika hamzah duberi sukun, maka namana alif, sedangkan alif yang diberi tanda baca hidup menjadi hamzah. Perubahan alif ke hamzah disebut “Alif Yabisah
    Contoh tanda baca mati :
No.Tanda BacaHuruf DitandaiContohCara Membaca
1.SukunZa’يَزْعُمُYaz’umu
2.SukunHa’ dan WawuيَحْمَدُوْنَYahmaduuna
3.SukunSinيُوَسْوِسُYuwaswisu
  • Tanda baca ganda (Tasydid)
    Jika ada dua huruf yang sama dan bergandengan, yang satu hidup sedang yang lain mati. Misalnya huruf (جَ/جً), maka huruf tersebut dapat ditulis dan dibaca dengan tasydid menjadi (جَّ). Hal itu jika huruf yang hidup tidak dibedakan dengan fathah, kasrah ataukah dhommah, semuanya sama.
    Contoh:
No.Tanda BacaHuruf DitandaiContohCara Membaca
1.TasydidNunجَنَّةٌJannatun
2.Tasydid‘AinفَعَّالٌFa’aalun
3.TasydidBa’مُتَبَّرٌMutabbarun

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Angka Dalam Bahasa Arab

ANGKA DALAM BAHASA ARAB 1  وَاحِدٌ   waahidun 2  اِثْنَانِ   itsnaani 3  ثَلَاثَةٌ   tsalaatsatun 4  أَرْبَعَةٌ   arba’atun 5  خَمْسَةٌ   khamsatun 6  سِتَّةٌ   sittatun 7  سَبْعَةٌ   sab’atun 8  ثَمَانِيَةٌ   tsamaaniyatun 9  تِسْعَةٌ   tis’atun 10  عَشْرَةٌ  ‘asyratun Di bawah ini adalah contoh penulisan lambang bilangan angka Arab dari 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, dan 10. Bahasa Arab Angka 11-20 11   أَحَدَ عَشَرَ   ahada ‘asyara 12  اِثْنَا عَشَرَ   itsnaa ‘asyara 13 ثَلَاثَةَ عَشَرَ   tsalaatsata ‘asyara 14  أَرْبَعَةَ عَشَرَ   ‘arba’ata ‘asyara 15 خَمْسَةَ عَشَرَ   khamsata ‘asyara 16  سِتَّةَ عَشَرَ   sittata ‘asyara 17  سَبْعَةَ عَشَرَ   sab’ata ‘asyara 18 ثَمَانِيَةَ عَشَرَ   tsamaaniyata ‘asyara 19 ...

Hukum Bacaan Nun Mati/Tanwin

Hukum Bacaan Nun Mati/Tanwin Jika bertemunya nun mati/ tanwin dengan huruf hijaiyah, maka hukum bacaanya terdapat lima macam. Izhar halqi Hukum bacaan ini yaitu apabila ada tanwin bertemu dengan huruf halqi( ا , ح , خ , ع , غ ,ها  Cara membacanya yaitu dengan jelas dan tidak mendengung maupun samar-samar. Idhgam Bighunnah Apabila ada nun mati / tanwin bertemu dengan salah satu dari empat huruf hijaiah berikut ini   ي , ب  ,  م  ,  و  Maka, untuk cara membacanya sendiri harus dimasukan pada hruf tersebut dengan tambahan suara yang mendengung.   Idhgam Bilaghunnah Yaitu saat nun mati / tanwin bertemu dengan salah satu huruf ل  dan ر . Cara membacanya yaitu untuk surat dari nun mati ahrus di masukan pada huruf tersebut tanpa adanya dengungan. Iqlab Ialah apabila nun mati/ tanwin bertemu dengan ba (ب). Cara membacanya yaitu dengan memberikan suara nun mati digantikan menjadi mim mati. Selain itu, ...